oleh

Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli Akibat Banjir Yang Terjadi di Kabupaten Mura dan Muratara

Kabarkan.co.id – Lubuklinggau – Banjir yang masih terjadi pada beberapa pekan terakhir di Kabupaten Musi Rawas Utara dan juga Musi Rawas memang membuat perputaran ekonomi juga sedikit mengalami kendala termasuk di Kota Lubuklinggau.

Hal ini di keluhkan juga oleh beberapa pedagang yang berada di Kota Lubuklinggau  Seperti apa yang di sampaikan oleh Kebot (54) tahun pedagang gerobak yang menjual mie goreng dan juga gorengan yang berada di Terminal Muara Atas. Senin (22/01/2024).

Dalam wawancara tersebut dirinya mengeluhkan tentang omzet yang di didapatkannya jauh menurun dari sebelumnya saat belum terjadi banjir di dua Kabupaten tersebut, yang menurutnya selama ini dia bisa mendapatkan omzet hingga Rp. 250.ribu/ hari kini hanya dapat Rp. 100 ribu hingga Rp. 150 ribu .

“Ai pak sekarang dak cak dulu sejak banjir itu jualan agak sepi, Kadang-kadang sehari cuma dapat seratus paling kenceng seratus lima puluh,” ujarnya dengan menggunakan bahasa daerah.

Sedangkan seorang pedagang sarana pertanian atau penjual pupuk dan juga obat-obatan Sigit (41) tahun juga mengatakan hal serupa dengan pedagang lain tentang omzet yang jauh menurun akibat banjir.

Dalam penjelasan Sigit (41) mengatakan kenapa tokonya sepi hal ini di sebabkan karena usahanya berkaitan dengan dunia pertanian sehingga besar pengaruhnya ketika kedua Kabupaten tersebut terkena dampak banjir,

“Memang penjualan kami jauh merosot pak karena langganan kami banyak dari kedua Kabupaten yang saat ini mengalami banjir, mereka dak mungkin nak beli pupuk apalagi racun rumput, Harapan saya semoga bencana ini cepat berlalu dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa. Aamiin, tutupnya.

Semoga bencana yang sedang menimpa di Kedua Kabupaten tersebut cepat berlalu dan ekonomi juga bisa pulih kembali dan semoga di berikan kekuatan juga kesabaran untuk masyarakat yang sedang mengalami musibah ini. (Ysf)

Komentar