oleh

Tamrin Hasan Pengusaha Property Yang Sukses di Sumatera Selatan

Kabarkan.co.id – Lubuklinggau –Tamrin Hasan pengusaha lokal bidang properti di kota Lubuklinggau Musi Rawas lahat dan palembang dalam menjalankan bisnisnya menekankan pada penyelesaian dan bukan mencari masalah.

Demikian dikatakan pria berumur 62 tahun dan juga menduduki posisi wakil ketua organisasi Rei tingkat provinsi sumsel yang sudah merintis bisnis di bidang properti di kawasan Lubuklinggau Musi Rawas,lahat serta palembang ini ketika dibincangi awak media

Tamrin dalam menjalankan bisnis perumahan membidik kalangan menengah dan mewah dengan berbagai nama seperti Green Garden Kayu Ara, Perumahan Kali kesik, Perum Embacang, Green Garden Silampari.

Saat ini Tamrin juga sudah merambah ke bisnis perhotelan, kos-kosan, kolam ikan,pangkas rambut dan sekolah TK (Taman Kanak-kanak).

“Sekarang saya merasa sudah tidak muda lagi dan sudah kepikiran untuk melakukan hal-hal terkait ibadah sebagai bekal di akhirat kelak.

Dalam rangka mencari ridho Allah SWT, kami memberikan bekal pada masjid setiap Jumat di sekitar usaha,” tambah pria yang mengaku selalu membuka diri untuk orang lain dalam rangka silaturahmi berbagi dengan sesama pengusaha, pejabat maupun siapa saja

Pria yang pernah menjadi ASN Departemen Keuangan namun pada usia 47 tahun mengundurkan diri karena ingin fokus berbisnis ini mengaku, Pihaknya juga membangun perumahan di Bayung Lincir yang saat ini, yang sudah berpenghuni mencapai 70 unit perumahan.

Selain itu masih banyak lagi property yang beliau miliki anatar lain Grand hill di palembang ada 8 titik lokasi dan juga ada Alfa mart Ada hotel silampari.

Terkait kepedulian dengan masyarakat, Tamrin mengaku dirinya pernah mendapat surat dari warga yang keberatan dengan usaha ayam yang digelutinya dan sebagai bentuk komitmennya, usaha ayam tersebut langsung ditutup.

“Dalam suatu usaha kami pernah mendapat surat dari warga masyarakat keberatan dengan usaha ayam yang kita bentuk. Begitu mendapatkan surat dari warga kami tutup langsung,: urainya. (*)

Komentar